Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan

Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan

Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan - Hallo sahabat Pertanian dan Peternakan, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.



Judul : Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan
link : Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan

Baca juga


Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan

SL-PHT bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani/kelompok tani tentang empat prinsip PHT yaitu:
1.    Budidaya Tanaman Sehat;
2.    Pelestarian dan Pemanfaatan 
Musuh Alami;
3.    Pengamatan rutin/berkala;
4.    Petani menjadi ahli PHT.
Dengan SL-PHT diharapkan petani/ kelompok tani mau dan mampu secara mandiri menerapkan PHT dalam pengelolaan kebunnya. Pendekatan teknis pelaksanaan SL- PHT sebagai berikut:
.  SL-PHT dilaksanakan oleh Pemandu Lapang (PL) dengan pembinaan oleh Pusat (Direktorat Perlindungan Perkebunan dan UPT Pusat), Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota yang membidangi perkebunan.
.   Pendekatan andragogi (metoda belajar orang dewasa) yaitu belajar dari pengalaman di lapangan sehingga mereka mau dan mampu menerapkannya secara mandiri.
.   Proses belajar mengajar dilakukan dengan metoda partisipasi aktif, mencari, dan menumbuhkan kepercayaan sendiri, serta mengambil keputusan bersama dalam menentukan tindakan pengelolaan kebun.
.   Dilakukan dalam kelompok yang terdiri dari 25 petani laki-laki dan perempuan. Selanjutnya kelompok tersebut dibagi menjadi 5 sub kelompok kecil masing-masing 5 petani.
.     Kebun sebagai sarana belajar utama.
.    Sosialisasi sebelum penetapan CP/CL.
.    Satu kelompok mengusahakan komoditas perkebunan yang sama.
.   Tersedia pemandu lapang di 
provinsi/kabupaten/kota pelaksana SL-PHT . Jika kabupaten/kota tidak tersedia pemandu dapat menggunakan pemandu lapang dari kabupaten/kota terdekat.



Demikianlah Artikel Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan

Sekianlah artikel Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Pedoman Teknis Pengendalian Hama Terpadu di Perkebunan dengan alamat link http://www.adisaja.com/2012/10/pedoman-teknis-pengendalian-hama.html
SHARE

Related Posts

There is no other posts in this category.
Subscribe to get free updates

Post a Comment